Tips Cara Mudah Menghilangkan Slime di Baju

Belanja produk fashion original hingga kecantikan dan terlengkap di ZALORA. Dapatkan diskon hingga penawaran harga murah khusus untukmu

Apakah kamu menyukai slime? Slime merupakan mainan yang kenyal, dimana cara memainkannya dengan menarik-nariknya. Sensasi kenyal dan lembutnya saat menyentuh slime memberikan kepuasan tersendiri. Tidak hanya itu, bermain slime juga bisa menjadi cara yang menyenangkan untuk menghilangkan stres dan merelaksasi pikiran lho! Namun, apa jadinya jika slime yang lengket ini menempel pada bajumu secara tidak sengaja? Pasti akan sulit membersihkannya.

Nah, ini ada beberapa cara menghilangkan slime di baju yang bisa kamu ikuti berikut ini!

Baca juga : Cara Membuat Wardrobe Capsule dan Must Have Itemnya

Tips Cara Menghilangkan Slime di Baju

1. Merendam dengan Air Panas

Source: Usaha Laundry

Cara termudah untuk menghilangkan noda slime pada baju yaitu dengan merendamnya di air panas. Air panas memiliki kemampuan untuk melunakkan tekstur slime, membuatnya lebih mudah untuk diangkat dari serat kain. Kamu bisa menyiapkan wadah atau ember yang cukup besar untuk merendam baju. Pastikan suhu air panas tidak terlalu tinggi agar tidak merusak serat kain atau warna pakaian. Setelah itu, rendam baju yang terkena slime dalam air panas dan biarkan selama beberapa menit. 

Setelah merendam, perlahan-lahan gosok area yang terkena slime dengan sikat lembut atau kain bersih. Proses ini membantu mengangkat sisa-sisa slime yang melekat pada serat kain. Selanjutnya, bilas baju dengan air bersih untuk menghilangkan residu slime yang mungkin tersisa.

2. Cuci dengan Detergen

Source: Pinterest

Bila slime baru saja menempel pada baju, kamu bisa segera mencucinya dengan detergen. Sebelumnya, bersihkan slime yang masih menempel pada pakaian. Setelah itu, bilas area yang terkena slime dengan air. Kemudian, aplikasikan detergen langsung ke noda slime. Gosok perlahan-lahan area yang terkena slime menggunakan sikat dengan gerakan memutar.

Setelah itu, cucilah baju seperti biasa. Detergen akan bekerja membersihkan noda dan menghilangkan residu slime. Jika masih ada, ulangi proses pencucian ini. 

3. Cuka

Source: Pinterest

Kamu juga bisa membersihkan noda slime dengan cuka lho! Caranya sangat mudah yaitu dengan mencampurkan cuka putih dengan air dalam perbandingan yang setara. Lalu, oleskan campuran ini langsung ke noda slime pada baju. Kamu juga bisa langsung menuangkan cuka di atas noda slime tanpa mencampurnya dengan air. 

Diamkan beberapa menit dan biarkan cuka meresap ke dalam serat kain. Cuka bekerja dengan baik untuk melarutkan dan melembutkan noda slime, sehingga memudahkan pengangkatan noda. Setelah itu, gosok perlahan noda dengan sikat. Hal ini membantu mengangkat noda dan memastikan cuka meresap dengan baik. Selanjutnya, cucilah baju seperti biasa dengan menggunakan detergen. 

Baca juga : 5 Cara Mempercepat Haid Yang Aman

4. Alkohol

Source: Halodoc

Alkohol bisa menjadi bahan ampuh yang mampu menghilangkan slime pada kain. Caranya, siapkan botol semprot yang berisi alkohol. Semprotkan alkohol secara merata ke area yang terkena noda slime. Alkohol berfungsi untuk melarutkan dan menghilangkan slime yang lengket, sehingga memudahkan untuk membersihkannya.

Diamkan alkohol selama beberapa menit agar dapat meresap ke dalam serat kain dengan baik. Lalu, kamu bisa menggosok bagian kain yang terkena slime. Kemudian, kamu bisa mencucinya dengan menggunakan detergen seperti biasa untuk menghilangkan sisa lendir yang masih menempel.

5. Minyak Tanah atau Bensin

Source: Pinterest

Jika noda slime sudah menempel cukup lama dan mengering, cara terampuh lainnya untuk membersihkannya adalah dengan menggunakan minyak tanah atau bensin. Apakah kamu tahu kalau kedua bahan ini bisa membersihkan noda slime? Caranya mudah lho! Tinggal kamu oleskan saja minyak tanah atau bensin pada noda baju sambil digosok-gosok perlahan.

Setelah noda menghilang, cucilah bajumu dengan detergen dan pewangi untuk menghilangkan bau bensin dan minyak tanah.

6. Membersihkan Slime Menggunakan Sabun Cuci Piring

Sabun cuci piring merupakan salah satu bahan paling mudah ditemukan di rumah dan cukup efektif untuk mengatasi slime. Kandungan degreaser di dalamnya mampu memecah zat lengket yang biasanya berasal dari lem atau bahan minyak dalam slime. Setelah slime tidak terlalu basah, oleskan sabun cuci piring langsung pada bagian noda. Pijat perlahan menggunakan ujung jari atau sikat berbulu lembut agar sabun meresap ke dalam serat kain. Gosok secara perlahan agar slime terlepas tanpa menarik serat pakaian. Setelah itu, bilas dengan air mengalir hingga busa hilang dan periksa kembali apakah noda sudah berkurang atau masih tersisa.

7. Menggunakan Baking Soda sebagai Pasta Pengangkat Noda

Baking soda dikenal sebagai bahan pembersih serbaguna yang mampu menyerap kotoran dan sisa residu lengket. Campurkan baking soda dengan sedikit air atau cuka hingga membentuk pasta dengan tekstur kental. Oleskan pasta tersebut secara merata pada area baju yang terkena slime. Diamkan selama beberapa menit agar baking soda bekerja mengangkat lendir yang tersisa. Setelah itu, gosok perlahan menggunakan sikat lembut atau kain bersih. Metode ini sangat membantu untuk menghilangkan sisa slime yang masih menempel setelah proses pembersihan awal.

8. Menggunakan Metode Pembekuan sebagai Langkah Awal

Jika slime masih dalam kondisi sangat lengket dan sulit dibersihkan, metode pembekuan bisa menjadi solusi yang efektif. Masukkan pakaian ke dalam plastik bersih, lalu simpan di freezer selama sekitar 30 hingga 60 menit. Saat slime membeku, teksturnya akan menjadi keras dan tidak lagi lengket. Kondisi ini membuat slime lebih mudah dikikis tanpa meresap lebih dalam ke kain. Gunakan sendok plastik atau spatula tumpul untuk mengangkat slime secara perlahan, kemudian lanjutkan dengan metode pembersihan lainnya agar noda benar-benar hilang.

9. Membersihkan Slime dengan Bantuan Es Batu

Selain freezer, es batu juga bisa digunakan untuk mengeraskan slime secara langsung. Letakkan beberapa es batu di atas slime yang menempel di pakaian dan biarkan selama beberapa menit. Suhu dingin akan membuat slime mengeras dan kehilangan daya rekatnya. Setelah slime mengeras, kikis perlahan menggunakan benda tumpul seperti sendok atau pisau plastik. Cara ini cukup aman untuk berbagai jenis kain dan sangat praktis dilakukan tanpa perlu bahan tambahan lainnya.

10. Menggunakan Larutan Amonia untuk Noda Membandel

Amonia merupakan bahan pembersih kuat yang dapat membantu menghilangkan slime yang sudah mengering atau menempel cukup lama. Namun, penggunaannya harus sangat hati-hati karena berisiko memudarkan warna kain. Sebelum digunakan, lakukan uji coba pada bagian kecil pakaian yang tersembunyi. Campurkan sedikit amonia dengan air, lalu celupkan kain bersih ke dalam larutan tersebut. Peras kain dan oleskan perlahan pada noda slime. Diamkan beberapa saat agar amonia bekerja, lalu gosok secara perlahan dan bilas hingga bersih sebelum mencuci pakaian seperti biasa.

11. Memanfaatkan Minyak Sayur atau Baby Oil

Minyak sayur dan baby oil dapat membantu melonggarkan slime dari serat kain karena sifatnya yang mampu melarutkan komponen lengket pada slime. Teteskan sedikit minyak pada area noda, lalu gosok perlahan menggunakan kain bersih atau tisu. Seiring proses ini, slime akan menjadi lebih licin dan mudah terangkat dari kain. Setelah slime terlepas, segera cuci pakaian dengan deterjen agar sisa minyak tidak meninggalkan noda baru pada pakaian.

Baca juga : 5 Cara Kurus Dalam 1 Minggu

Tips Agar Slime Tidak Meninggalkan Bekas pada Baju

Slime memang identik dengan aktivitas bermain yang menyenangkan, kreatif, dan penuh eksplorasi, terutama bagi anak-anak. Namun dibalik teksturnya yang kenyal dan warnanya yang menarik, slime sering kali menjadi musuh bagi pakaian. Kandungan lem, pewarna sintetis, serta bahan kimia tertentu membuat slime mudah menempel dan meninggalkan noda yang sulit dihilangkan. Oleh karena itu, pencegahan menjadi langkah paling bijak agar baju tetap bersih dan tidak rusak. Berikut beberapa tips yang bisa diterapkan agar slime tidak meninggalkan bekas pada pakaian.

1. Gunakan Celemek atau Pakaian Pelindung Saat Bermain Slime

Salah satu langkah paling sederhana namun efektif adalah membiasakan anak memakai celemek atau pakaian khusus ketika bermain slime. Celemek berfungsi sebagai pelindung utama agar slime tidak langsung mengenai pakaian sehari-hari. Jika tidak memiliki celemek, gunakan baju lama yang memang sudah dikhususkan untuk aktivitas bermain. Dengan begitu, orang tua tidak perlu khawatir jika slime menempel atau tercecer, karena pakaian utama tetap aman.

2. Pilih Slime dengan Warna Lembut dan Pewarna Minim

Tidak semua slime memiliki tingkat risiko noda yang sama. Slime dengan warna cerah, neon, atau gelap biasanya mengandung pigmen pewarna yang lebih pekat dan berpotensi meninggalkan bekas warna pada kain, terutama pada pakaian berwarna terang. Untuk mengurangi risiko tersebut, sebaiknya pilih slime dengan warna pastel, bening, atau berbasis bahan alami. Selain lebih aman untuk pakaian, jenis slime ini juga cenderung lebih mudah dibersihkan jika tidak sengaja menempel.

3. Tentukan Area Bermain yang Aman dan Mudah Dibersihkan

Membatasi area bermain slime juga sangat penting. Arahkan anak untuk bermain slime di meja khusus, lantai beralas plastik, atau area yang mudah dibersihkan. Hindari bermain slime di sofa, tempat tidur, atau area yang sering bersentuhan langsung dengan pakaian dan kain lainnya. Area bermain yang tepat tidak hanya membantu mencegah noda pada baju, tetapi juga menjaga kebersihan rumah secara keseluruhan.

4. Segera Tangani Slime yang Menempel Sebelum Mengering

Kecepatan dalam menangani slime yang menempel pada pakaian sangat menentukan hasil akhirnya. Slime yang masih basah dan lentur jauh lebih mudah diangkat tanpa meninggalkan bekas. Begitu slime menempel, segera lepaskan dengan tangan atau bilas dengan air mengalir sebelum slime mengering dan menyerap ke dalam serat kain. Semakin lama dibiarkan, semakin besar kemungkinan slime meninggalkan noda atau tekstur lengket yang sulit dihilangkan.

5. Biasakan Menyimpan Slime dalam Wadah Tertutup Rapat

Penyimpanan slime yang kurang tepat seringkali menjadi penyebab slime tumpah atau menempel ke pakaian tanpa disadari. Pastikan slime selalu disimpan dalam wadah tertutup rapat setelah digunakan. Selain mencegah tumpahan, wadah tertutup juga membantu menjaga tekstur slime tetap lembut dan tidak mengering, sehingga lebih aman digunakan kembali di kemudian hari.

6. Awasi Anak Saat Bermain Slime

Pengawasan orang tua juga memegang peranan penting dalam mencegah noda slime pada pakaian. Dengan pendampingan, anak dapat diarahkan untuk tidak melempar slime, mengoleskannya ke baju, atau memindahkannya ke area yang tidak seharusnya. Pengawasan ini sekaligus menjadi momen edukasi agar anak belajar bertanggung jawab terhadap kebersihan dan barang yang digunakan.

7. Cuci Pakaian Bermain Secara Terpisah

Jika anak sering bermain slime, sebaiknya pisahkan pakaian bermain dengan pakaian harian. Mencuci pakaian bermain secara terpisah membantu mencegah sisa slime atau pewarna berpindah ke baju lain. Selain itu, pakaian bermain biasanya lebih tahan terhadap perlakuan pembersihan ekstra jika diperlukan.

Cukup mudah bukan? Nah, itulah beberapa tips cara menghilangkan noda slime di baju yang membandel. Cobalah salah satu tips diatas, maka bajumu akan kembali bersih!

Mau cari fashion wanita stylish berkualitas dengan harga terjangkau? Cek koleksi selengkapnya hanya di ZALORA! Dapatkan promo spesial yang menarik untukmu!

Penulis: Fitrian Nurentama