Bacaan Doa Pembuka Majelis Lengkap

Bacaan Doa Pembuka Majelis Lengkap

Belanja produk fashion original hingga kecantikan dan terlengkap di ZALORA. Dapatkan diskon hingga penawaran harga murah khusus untukmu! 

Dalam setiap pertemuan yang mengandung nilai kebaikan, doa memiliki peran penting sebagai pembuka yang menghadirkan ketenangan dan keberkahan. Doa pembuka majelis menjadi bentuk penghambaan sekaligus pengharapan kepada Allah SWT. Agar setiap rangkaian acara yang dilaksanakan berjalan dengan lancar, penuh manfaat, dan bernilai ibadah. Melalui doa, hati dipersiapkan untuk menerima ilmu, nasihat, maupun hikmah yang akan disampaikan. Sehingga majelis tidak sekadar menjadi tempat berkumpul, tetapi juga sarana mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.

Majelis yang diawali dengan doa akan lebih membawa ketenteraman. Karena di dalamnya terdapat permohonan agar Allah SWT melimpahkan rahmat, melindungi dari hal-hal yang tidak bermanfaat, serta menjauhkan peserta dari kelalaian. Selain itu, doa pembuka majelis juga menjadi pengingat bahwa segala aktivitas, baik berupa pengajian, musyawarah, maupun pertemuan umum, sepatutnya dilandasi niat yang lurus dan ikhlas. Dengan mengamalkan doa pembuka majelis, setiap pertemuan diharapkan tidak hanya memberi manfaat di dunia, tetapi juga menjadi bekal kebaikan di akhirat.

Mari simak bacaan doa pembuka majelis selengkapnya berikut ini!

Baca Juga : Contoh Khutbah Jumat Singkat dengan Berbagai Tema

Apa Itu Majelis?

Secara bahasa maupun istilah, majelis dapat diartikan sebagai sebuah pertemuan atau perkumpulan yang dihadiri oleh sejumlah orang dengan tujuan tertentu. Baik untuk berdiskusi, bermusyawarah, maupun membahas suatu persoalan bersama. Bentuk majelis sangat beragam. Mulai dari majelis muamalah yang membahas urusan sosial dan kemasyarakatan, serta majelis musyawarah untuk mengambil keputusan bersama. Hingga majelis ta’lim atau pengajian yang berfokus pada penyampaian ilmu agama. Seiring perkembangan zaman, makna majelis pun semakin luas dan tidak terbatas pada satu bentuk saja. Tetapi juga dapat berupa berbagai acara atau kegiatan yang melibatkan banyak orang dengan tujuan yang jelas dan terarah.

Dalam perspektif Islam, majelis memiliki kedudukan yang istimewa karena idealnya menjadi wadah untuk membicarakan hal-hal yang bermanfaat serta membawa kebaikan bagi setiap peserta yang hadir. Majelis yang diisi dengan kegiatan positif, seperti berdzikir, menuntut ilmu, atau saling mengingatkan dalam kebaikan, diyakini memiliki nilai ibadah di sisi Allah SWT. Bahkan, disebutkan bahwa Allah SWT akan menyebut orang-orang yang berada dalam majelis dzikir di hadapan para malaikat-Nya. Tidak hanya itu, majelis semacam ini juga diyakini akan mendapatkan limpahan rahmat, ketenangan hati, serta perlindungan dari Allah SWT. Sehingga kehadirannya membawa keberkahan bagi seluruh peserta.

Doa Pembuka Majelis

1. Doa Pembuka Majelis Pertama

الْحَمْدُلِلَّهِوَالسَّلاَمُعَلَىرَسُوْلِاللذَهشسَيِّدِنَاوَمَوْلاَنَامُحَمَّدِبْنِعَبْدِاللَّهِأَمَّابَعْدَهُ

“Alhamdulillahi wash-sholatu wassalaamu ‘alaa rosuulillahi sayyidinaa wamaulaanaa muhammadibni abdillahi amma ba’duhu.”

Artinya: “Puji syukur kepada Allah, doa shalawat serta keselamatan biar selalu dicurahkan kepada Rasulullah junjungan dan pembimbing kita, Nabi Muhammad bin Abdillah.”

2. Doa Pembuka Majelis Kedua

ﺇِﻥَّ ﺍﻟْﺤَﻤْﺪَ ﻟِﻠﻪِ ﻧَﺤْﻤَﺪُﻩُ ﻭَﻧَﺴْﺘَﻌِﻴْﻨُﻪُ ﻭَﻧَﺴْﺘَﻐْﻔِﺮُﻩْ ﻭَﻧَﻌُﻮﺫُ ﺑِﺎﻟﻠﻪِ ﻣِﻦْ ﺷُﺮُﻭْﺭِ ﺃَﻧْﻔُﺴِﻨَﺎ ﻭَﻣِﻦْ ﺳَﻴِّﺌَﺎﺕِ ﺃَﻋْﻤَﺎﻟِﻨَﺎ، ﻣَﻦْ ﻳَﻬْﺪِﻩِ ﺍﻟﻠﻪُ ﻓَﻼَ ﻣُﻀِﻞَّ ﻟَﻪُ ﻭَﻣَﻦْ ﻳُﻀْﻠِﻞْ ﻓَﻼَ ﻫَﺎﺩِﻱَ ﻟَﻪُ. ﺃَﺷْﻬَﺪُ ﺃَﻥَّ ﻻَ ﺇِﻟَﻪَ ﺇِﻻَّ ﺍﻟﻠﻪ ﻭَﺃَﺷْﻬَﺪُ ﺃَﻥَّ ﻣُﺤَﻤَّﺪًﺍ ﻋَﺒْﺪُﻩُ ﻭَﺭَﺳُﻮْﻟُﻪُ

“Innal hamda lillaah nahmaduhu wa nasta’iinuhu wa na’uudzu billahi min suruuri anfusinaa wa min sayyiaati a’maalinaa man yahdihillaahu falaa mudhilla lah, wa man yudhlilhu falaa haadiya lah. Asyhadu allaa ilaaha illallah, wa asyhadu anna muhammadan ‘abduhuu wa rosuuluh.”

Artinya: “Segala puji bagi Allah yang hanya kepada-Nya kami memohon pertolongan dan mohon ampunan. Kami berlindung kepada Allah dari kejahatan dan keburukan amalan kami. Barangsiapa yang diberi petunjuk oleh Allah maka tidak ada yang dapat menyesatkan, dan barang siapa yang tersesat dari jalan Allah maka tidak ada yang dapat memberinya petunjuk. Aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah, tidak ada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan Rasul-Nya,”

3. Doa Pembuka Majelis Ketiga

… الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي هَدَننَا لِهَذَا وَمَا كُنَّا لِهْتَدِى لَوْلَا أَنْ هَدَيْنَا اللَّهُ …

“Alḥamdu lillāhil-lażī hadānā lihāżā, wa mā kunnā linahtadiya lau lā an hadānallāh”

Artinya: “Segala puji bagi Allah yang telah menunjuki kami kepada (surga) ini dan kami sekali-kali tidak akan mendapat petunjuk kalau Allah tidak memberi kami petunjuk,”

4. Doa Pembuka Majelis Keempat

“Alhamdulillahilladzi an’amanaa bini’matil iimaan walislaam. Wanusholii wanusalimu ‘alaa khoril anam sayyidinaa muhammadin wa’alaa alihi wasohbihi ajma’iina imaa.”

Artinya: “Segala puji bagi Allah yang telah memberi sebaik-baik nikmat berupa iman dan islam. Shalawat dan doa keselamatanku terlimpahkan selalu kepada Nabi Agung Muhammad SAW beserta keluarga dan para sahabat-sahabat Nabi semuanya.”

Baca Juga : Manasik Haji : Urutan Tata Cara dan Bacaan Doa Manasik Haji

Doa Penutup Majelis 

1. Doa Penutup Majelis Pertama

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَٰهَ إِلَّا أَنْتَ، أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ

“Subhanakallâhuma wa bihamdika, asyhadu an la ilaha illà anta, astaghfiruka wa atubu ilaik.”

Artinya: “Maha Suci Engkau, Ya Allah, aku memuji-Mu. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan kecuali Engkau, aku minta ampun dan bertobat kepada-Mu.”

2. Doa Penutup Majelis Kedua

ﺍَﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺍﺭْحَمْنَا ﺑِﺎْﻟﻘُﺮْﺁﻥْ، ﻭَﺍﺟْﻌَﻠْﻪُ ﻟَﻨَﺎ ﺇِِﻣَﺎﻣًﺎ ﻭَﻧُﻮْﺭًﺍ ﻭَﻫُﺪًﺍ ﻭَﺭَﺣْﻤَﺔْ، ﺃَﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺫَﻛِّﺮْﻧَﺎ ﻣِﻨْﻪُ ﻣَﺎ ﻧَﺴِﻴْﻨﺎ وَعَلِّمْنَا ﻣِﻨْﻪُ ﻣَﺎ ﺟَﻬِﻠْﻨَﺎ ﻭَﺍﺭْﺯُقْنَا ﺗِﻼَﻭَﺗَﻪُ ﺁﻧَﺎﺀَ ﺍﻟْﻠَﻴْﻞِ ﻭَﺃَﻃْﺮَﺍﻑَ ﺍﻟﻨَّﻬَﺎﺭْ ﻭَﺍﺟْﻌَﻠْﻪُ ﻟَﻨَﺎ ﺣُﺠَّﺔً ﻳَﺎ ﺭَﺏَّ ﺍْﻟﻌَﺎﻟَﻤْﻴِﻦ

“Allohummarham na bil qur’an. Waj’al hu lanaa imaama, wa nuuro, wa hudaa, wa rohmah. Allohumma dakkir na minhu ma nasiina, wa ‘allimna minhu ma jahilna warjuqna tilaawatahu. Aana-al laili wa atroofan nahaar. Waj’alhu lana hujjatan, yaa Robbal ‘alamiin.”

Artinya: “Ya Allah, rahmatilah kami dengan Al-Qur’an. Jadikan ia pimpinan, cahaya, petunjuk, dan rahmat. Ya Allah, ingatkanlah kami apa yang terlupa darinya dan ajarkanlah apa yang tidak kami ketahui darinya. Dan berikanlah kami rezeki membacanya sepanjang siang dan malam. Serta jadikanlah ia hujjah penolong kami. Wahai Allah Tuhan semesta alam.”

3. Doa Penutup Majelis Ketiga

ﺭَﺏِّ ﺍْﻧﻔَﻌْﻨَﺎ ﺑِﻤَﺎ ﻋَﻠَّﻤْﺘَﻨَﺎ، ﺭَﺏِّ ﻋَﻠِّﻤْﻨَﺎ ﺍَّﻟﺬِﻱْ ﻳَﻨْﻔَﻌُﻨَﺎ، ﺭَﺏِّ ﻓَﻘِّﻬْﻨَﺎ ﻭَﻓَﻘِّﻪْ ﺃَﻫْﻠَﻨَﺎ، ﻭَﻗَﺮَﺍﺑَﺎﺕِ ﻟَﻨَﺎ ﻓِﻲ ﺩِﻳْﻨِﻨَﺎ، ﺗَﻮَﺳَّﻠْﻨَﺎ ﺑِﺘَﻌَﻠُّﻢٍ، ﺗَﻮَﺳَّﻠْﻨَﺎ ﺑِﺘَﻌْﻠِﻴﻢٍ، ﺍَﻥْ ﺗَﺮْﺯُﻗَﻨَﺎ الوَاسِعَةَ، ﻭَﺍَﻥْ ﺗَﺮْﺯُﻗَﻨَﺎ ﺍﻷَﻣَﺎﻧَﺔ

“Robbinfa’naa bi maa ‘allamta na, robbi ‘allim na alladzi yanfa’una. Robbi faqqih na wa faqqih ahlana, wa qoroobaatin lana fi diini na. Tawassalna bi ta’allumin, tawassalna bi ta’limiin. An tarzuqo nal wasi’ah, wa an tarzuqo nal amaanah.”

Artinya: “Ya Allah, berilah kami manfaat dari apa yang telah engkau ajarkan pada kami. Ya Allah, berilah kami pengetahuan terhadap apa yang bermanfaat bagi kami. Ya Allah, berilah pemahaman pada kami, dan pada keluarga kami, serta para kerabat kami dalam memahami agama. Kami bertawasul dengan belajar, kami bertawasul dengan mengajar. Agar Engkau beri kami rezeki yang luas dan agar Engkau beri kami rezeki amanah.”

Itulah beberapa bacaan doa pembuka dan penutup majelis yang bisa kamu baca. Semoga bisa membantu kamu untuk membuka majelis ceramah nanti ya.

Baca Juga : Ijab Kabul Bahasa Arab dan Tata Cara Ijab Kabul

Mau cari berbagai perlengkapan sholat yang nyaman dengan harga terjangkau? Cek koleksi selengkapnya hanya di ZALORA! Dapatkan promo spesial yang menarik untukmu!

Penulis: Fitrian Nurentama